Hearing dengan Wakil Rakyat Jadi Ajang Curhat Cabor

Iwan Rosyidi, pelatih climbing internasional saat curhat ke komisi 3 DPRD Kota Probolinggo (Agus Salam/Jatim TIMES)
Iwan Rosyidi, pelatih climbing internasional saat curhat ke komisi 3 DPRD Kota Probolinggo (Agus Salam/Jatim TIMES)

PAMEKASANTIMES, PROBOLINGGO – Hearing yang digelar komisi III dengan Koni Cabang Kota Probolinggo bersama Disdiknas Kota Probolinggo, Senin (11/2) siang menjadi ajang curhat. Hampir semua perwakilan Cabang Olah Raga (Cabor) yang hadir, curhat minimnya fasilitas dan dana serta kurangnya koordinasi antara Koni sebagai induk olahraga dengan cabor.

Seperti yang disampaikan sekretaris Cabor PASI (Persatian Atlit Seluruh Indonesia) Gigih. Pihaknya hanya satu kali bertemu dengan pengurus Koni yakni, saat rapat persiapan Porkota. Karenanya, ia meminta Koni sering berkoordinasi. Tidak hanya ke PASI, tetapi ke semua cabor yang menginduk ke Koni.  

Dalam kesempatan itu ia juga menyebut, Pasi belum memiliki arena berlatih yang memadai seperti kota dan kabupaten lain. Jangankan gedung, arena berlatih di stadion Bayuangga saja, masih jauh dari harapan atau standart. “Kalau arena latihan di kota lain sudah mendukung. Kalau di sini masih jauh dari harapan. Kami berharap arena latihan atlet di stadion Bayuangga dibenahi,” pintanya.

Sementara itu, pelatih panjat tebing (Climbing) Iwan Rosidi berharap pembangunan sarana panjat tebing di GOR Ahmad Yani, berstandart internasional. Selain itu sarana yang akan dibangun tahun ini tertutup, sehingga bisa digunakan saat hujan dan malam hari. “Penerangannya harus cukup. Saluran air yang ada juga diperbaiki,” tandasnya.

Mengingat, air yangtidak mengalir saat ini menjadi sumber penyakit. Atlet panjat tebing yang bermalam di sana tidak betah digigit nyamuk. Iwan yang saat ini sudah tercatat pelatih meminta segera dibersihkan. “Jangan dibiarkan seperti itu. Terus kalau ada atlet kami yang kena demam berdarah gimana. Sedang mereka harus berlatih untuk persiapan kejuaraan,” pintanya.

Iwan juga menyebut, tidak sedikit pelatih yang melatih climbing di daerah lain. Mereka meninggalkan Kota Provolinggo karena fasilitas dan penghidupannya lebih terjamin. Karenanya, untuk mencegah atlet atau pelatih hengkang dari kota Probolinggo, ia meminta penghidupan mereka diperhatikan. “Mereka mencari penghidupan di kota lain, karena di sini tidak bisa diharapkan,” tambahnya.

Sedang sekretaris PSSI (Persipro) Imam Suliono memberitahukan, kalau kepengurusan PSSI yang baru lebih professional dan merangkul semua unsur, termasuk unsur politik. PSSI kini merangkul semua kader politik yang peduli terhadap kemajuan persepakbolaan di kotanya. “Pengurusnya, saat ini lebih profesional. Tidak seperti dulu yang hanya dikuasai politik tertentu,” tandasnya.

Imam berterus terang, prihatin dengan kondisi persepakbolaan di kotanya. Untuk meraih prestasi ikut ajang di Divisi Utama seperti sebelumnya, tidaklah mungkin. Mengingat, saat ini sepak bola dilarang menggunakan APBD, sedang pihak swasta (Perusahaan) tidak tertarik pada sepak bola. “Perusahaan tidak mau membiayai sepakbola. Karena dianggap rugi. Perolehan dari tiket tidak maksimal, karena penontonnya naik pagar,” sebutnya.

Karena itu, Imam meminta pemkot segera membangun tribun keliling stadion. Karena jika seluruh stadion dibangun tribun, maka tidak perlu membangun pagar, karena sudah ada tribunnya. Ia juga meminta stadion bayuangga dipasangi lampu. “Kalau sudah malam, stadion tidak bisa dipakai. Karena tidak ada penerangannya,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III Agus Riyanto mengatakan, siap membantu dan memperjuangkan penambahan anggaran. Hanya saja, ia berharap, tambahan anggaran harus diimbangi meningkatnya prestasi. "Alangkah muspronya, ketika anggaran ditambah, justri prestasi para atlet jeblok. Kalau anggaran ditambah, prestasi ya ditingkatkan. Kalau tidak diimbangi dengan prestasi, kan percuma," ucap politikus PDIP ini.

Pewarta : Agus Salam
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Probolinggo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pamekasantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pamekasantimes.com | marketing[at]pamekasantimes.com
Top