Panwalu Beber Sejumlah Fakta, Temukan Caleg Bagi Sembako ke Pengawas TPS

Ketua Bawaslu Kota Malang Alim Mustofa (Luqmanul Hakim/Malang Times)
Ketua Bawaslu Kota Malang Alim Mustofa (Luqmanul Hakim/Malang Times)

PAMEKASANTIMES, MALANG – Bawaslu Kota Malang beberkan sejumlah peristiwa yang terjadi selama pengawasan pemilu di hari tenang hingga saat pemilu. Peristiwa tersebut dijelaskan oleh Ketua Bawaslu Kota Malang Alim Mustofa saat ditemui di kantor Bawaslu Kota Malang, Jumat (19/4/2019).

Alim menjelaskan bahwa pengawasan Bawaslu selama hari tenang pra-pemilu difokuskan terhadap adanya potensi money politik, kemudian persiapan logistik dan juga tentang kesiapan TPS. Untuk kesiapan TPS, ia menyebutkan bahwa ia telah memonitoring bersama Forkopimda di 5 lokasi TPS dari Kecamatan di kota Malang masing-masing 1 lokasi. Dari hasil monitoring tersebut, ia mendapati adanya 2 lokasi TPS tersebut didapati adanya pendirian TPS yang kurang sesuai.

"Ada dua lokasi TPS yang kurang tepat, di Tulusrejo dan di Purwantoro, satu lokasi ada lebih dari 1 TPS" ujar Alim kepada Malang Times

Lanjutnya, dalam monitoring terhadap kesiapan tersebut lebih difokuskan terhadap kerahasiaan. Dalam hal tersebut, disebutkannya terkait bilik suara agar pemilih terlindungi kerahasiaannya dan para pengawas untuk melihat sekeliling terkait adanya CCTV agar tidak mengarah ke balik bilik tempat mencoblos.

Selanjutnya terkait kesiapan logistik, ia menyebutkan bahwa adanya kelebihan surar suara. Kelebihan surat suara tersebut disebutkannya terdapat di Kelurahan Bandungrejosari hanya sebanyak 1 surat suara. "Di Kelurahan Bandungrejosari ada satu TPS yang kelebihan surat suara, dan saya yakin pasti ditempat lain juga ada, ini yang menjadi catatan" jelasnya.

Kemudian, ia menyebutkan adanya persoalan terkait money politik. Ia mengatakan bahwa dalam H-1 ia mendapati informasi dari panwascam terkait adanya warga yang menyerahkan sembako terhadap pengawas TPS di Kecamatan Kedungkandang.

"Ada masyarakat yang menyerahkan sembako kepada pengawas TPS di Kedungkandang, setelah kita cek bersama tim Gakkumdu, isinya berupa 1 kilogram beras dan minyak goreng setengah kilogram serta sebuah kartu nama dari salah satu caleg," tegasnya.

Adanya temuan tersebut, ia mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pelacakan terkait pelaku yang memberikan sembako tersebut. Akibatnya caleg tersebut terancam pidana penjara paling lama 4 tahun dan denda paling banyak Rp 48 juta sesuao dengan pasal 523 ayat 2 UU Pemilu.

Kemudian juga ia menyebutkan adanya 5 pemilih DPT di Kelurahan Sumbersari yang tidak bisa memilih lantaran surat suara pada TPS tempatnya mencoblos habis. "Ke 5 DPT itu langsung di TPS sebelah dan sudah teratasi" ujarnya.

Lanjutnya, adanya sejumlah mahasiswa yang menuntut untuk diberikan fasilitas untuk penggunaan hak pilih menggunakan KTP saja. Ia mengatakan bahwa hal tersebut dikatakannya lantaran adanya misinformasi yang ditangkap para mahasiswa tersebut. "Mereka menganggap dengan hanya menggunakan KTP sudah bisa memilih dimana saja, padahal itu hanya bisa digunakan oleh DPT yang tidak terdaftar di TPS dan hanya bisa digunakan didomisili tempat asal sesuai KTPnya" paparnya.

Hal tersebut dikatakannya juga banyak informasi yang tersebar di sosial media yang menyebutkan hal tersebut. Sehingga, hal itulah yang mendasari para mahasiswa tersebut untuk menuntut harus terlayani.

Kemudian, di tingkat KPPS ia menemukan adanya seorang KPPS yang meninggal dan seorang PPS yang pingsan. Hal tersebut lantaran dikarenakan kelelahan yang disebabkan karena kebingungan dengan banyaknya jumlah surat suara dan adanya dokumen yang harus di isi. "Rata-rata di tingkat KPPS dengan 5 surat suara dan juga dengan dokumen harus diisi memang cukup membuat mereka lelah," jelasnya

Sementara itu, dikatakannya saat ini sedang berlangsung rekapitulasi surat suara di tingkat Kecamatan. Sedangkan untuk penyelesaian rekapitulasi tersebut akan dilakukan oleh PPK maksimal 14 hari.

Pewarta : Luqmanul Hakim
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pamekasantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pamekasantimes.com | marketing[at]pamekasantimes.com
Top