Bela SBY, Caleg Demokrat Anggap Kivlan yang Kerdil dan Lupa Puasa

Harun Sulkam / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Harun Sulkam / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

PAMEKASANTIMES, TULUNGAGUNG – Para loyalis mantan Presiden Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ramai-ramai menanggapi tudingan Kivlan Zen yang mengatakan SBY bertindak licik di Pilpres 2019. Bahkan SBY dan Partai Demokrat disebut ingin menjegal Prabowo Subianto agar batal menjadi capres di Pilpres 2019.

"Tudingan Kivlan terhadap SBY adalah sesuatu yang tidak berdasar dan mengada-ada. Tudingan tersebut menunjukan Kivlan seperti orang yang sedang tidak berpuasa di bulan Ramadan ini," kata  caleg Demokrat Dapil Jatim VI Harun Sulkam.

Fungsionaris Jaringan Nusantara dan mantan aktivis gerakan mahasiswa itu juga kasihan terhadap Kivlan Zen yang sudah mulai sering lupa di usianya yang senja. Sehingga di bulan puasa, Kivlan dituding masih menebar fitnah yang tidak berdasar.  "Mungkin Kivlan lupa ini bulan puasa. Dia justru adalah jenderal yang picik dalam berpikir dan berjiwa kerdil," lanjut Harun.

Sebagai seorang purnawirawan mayor jenderal TNI, menurut Harun, seharusnya Kivlan berpikir besar tentang Indonesia ke depan. "Tapi justru sebaliknya Kivlan mewarisi gaya politik jenderal Orde Baru yang mudah memberi stigma terhadap kelompok atau orang yang berbeda dengan kepentingan politik pribadinya," tandas Harun.

Politik Kivlan dinilai oleh Harun adalah politik adu domba, pecah belah warisan kolonial Belanda sehingga  berbahaya bagi kemajuan Indonesia ke depan. "Di hari tuanya, Kivlan harusnya banyak merenung sekaligus mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa," pungkasnya.

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pamekasantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pamekasantimes.com | marketing[at]pamekasantimes.com
Top