KPU Kota Blitar Perketat Syarat Pendaftar Petugas KPPS

Ketua KPU Kota Blitar, Chairul Umam.(Foto : dok/BlitarTIMES)
Ketua KPU Kota Blitar, Chairul Umam.(Foto : dok/BlitarTIMES)

PAMEKASANTIMES, BLITAR – Untuk mencegah kejadian Petugas Pemungut Suara sakit seperti di Pemilu 2019, KPU Kota Blitar lebih meningkatkan pengawasan dalam proses Pendaftaran Petugas Pemungutan Suara Pilkada Serentak mendatang.

Sebagaimana diketahui pada Pemilu 2019 lalu di  Kota Blitar ada tujuh petugas KPPS yang sakit. 

Namun demikian tidak ada petugas yang meninggal dunia. 

KPU Kota Blitar memastikan data petugas sakit tersebut telah dikirim ke KPU RI dan Provinsi untuk mendapat bantuan.

“Untuk itu di kegiatan pemilihan mendatang, kami akan lebih ketat dalam pengecekan kesehatan pada saat proses pendaftaran petugas KPPS

Umam menjelaskan, syarat utama pendaftaran KPPS adalah menyertakan dokumen kesehatan. Hal itu untuk memantau kesehatan petugas dalam pelaksanaan pemungutan suara nantinya. 

“Hal semacam itu perlu dilakukan karena apabila kejadian petugas KPPS sakit, karena kelelahan terus terulang bisa menimbulkan trauma di masyarakat,” paparnya.

Umam menambahkan, masih berkoordinasi untuk menentukan jadwal perekrutan petugas Pemungutan Suara pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar Tahun 2020.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pamekasantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pamekasantimes.com | marketing[at]pamekasantimes.com
Top