Pertama Kalinya Festival Tumpeng Tahu Tempe Digelar di Jember

Warga mengarak tumpeng yang dibuat dari tahu dan tempe keliling desa (foto : R. Ulum / Jatim TIMES)
Warga mengarak tumpeng yang dibuat dari tahu dan tempe keliling desa (foto : R. Ulum / Jatim TIMES)

PAMEKASANTIMES, JEMBER – Untuk pertama kalinya warga di Desa Wonosari Kecamatan Puger Jember menggelar acara Festival Tumpeng Tahu dan Tempe. Acara yang digelar pada Sabtu (6/7/2019) ini mampu menyedot ribuan warga dari berbagai daerah di Jember, khususnya warga Jember Selatan.

Ada ribuan kreasi Tumpeng yang dibuat dari bahan tahu dan tempe ini diarak oleh ratusan warga Desa Wonosari, dengan mengambil start perjalanan dari Balai Desa Wonosari keliling desa dan berakhir di balai desa lagi.

Festival Tahu Tempe yang digelar pertama kalinya ini, sontak membuat ribuan warga dari berbagai daerah di Jember tumplek blek untuk melihat festival tersebut, menurut Sulaiman (55) warga asal Dusun Penitik Desa Wonosari yang menggagas acara festival ini menyatakan, bahwa festival digelar karena mayoritas masyarakat di Desa Wonosari menjalankan usaha sebagai pembuat tempe dan tahu.

“Festival ini untuk mendongkrak ekonomi masyarakat Desa Wonosari, dengan menjadikan Festival Tahu Tempe sebagai destinasi wisata baru di Jember, sehingga ketika ada orang ke Jember dan menyukai makanan tempe atau tahu, akan langsung teringat dengan desa kami,” ujar Sulaiman.

Sulaiman menambahkan, bahwa dirinya percaya jika desanya dikenal sebagai industri tempe sejak dirinya masih kecil, dimana industri tempe dan tahu di desanya sudah ada sejak tahun 1960.

“Sejak saya kecil, di sini rata-rata usaha produksi tempe dan tahu, bahkan ada yang namanya Hasbi yang saya perkirakan usianya sudah diatas 90 tahun sampai sekarang masih aktif membuat tempe, jadi bisa dikatakan sesepuh pembuat tempe di sini, kalau pembuat tahunya dulu juga ada namanya Mbah Tui, tapi sekarang sudah meninggal dan dilanjutkan oleh anak cucunya,” pungkas Sulaiman.

Acara ini sendiri dihadiri oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, dalam kesempatan tersebut, bupati perempuan pertama di Jember ini juga didaulat untuk membuka festival dan diarak keliling desa oleh warga. (*)

 

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]pamekasantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]pamekasantimes.com | marketing[at]pamekasantimes.com
Top