Ketua Bawaslu Surabaya Hadi Margo.

Ketua Bawaslu Surabaya Hadi Margo.



Bawaslu Surabaya menggelar sidang terakhir terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan lembaga survei SCG Research and Consulting. Dalam sidang putusan yang digelar di kantor Bawaslu, Selasa (21/5) siang tersebut, diputuskan bahwa SCG bersalah.

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Surabaya Hadi Margo. Juga hadir pelapor Doni Istyanto Hadi Mahri. Sementara terlapor Didik Prasetiyono selaku direktur SCG kembali memilih tidak hadir.

Ditemui usai sidang. Hadi Margo menyatakan SCG dengan sah terbukti bersalah melanggar Undang Undang No 7 Tahun 2017 dalam Pasal 449 Ayat 23 dan 24. "Bahwa yang namanya lembaga survei harus terdaftar serta memublikasikan metodologi serta anggaran," ujarnya.

Menurut Hadi, semuanya sudah diatur dalam undang-undang terkait penyampaian di ruang publik. "SCG tidak memiliki legal standing terkait dengan itu," tegasnya.

Hanya saja, meski terbukti bersalah, tidak ada sanksi serius untuk SCG. Pihak Bawaslu hanya memberikan teguran tertulis.

Meski demikian, Hadi menyatakan soal ini tidak menutup kemungkinan perkara bisa lanjut ke gakkumdu. "Apakah itu sudah memenuhi syarat untuk diproses pidana pemilu atau masih dibutuhkan kelengkapan yang lain," ucapnya.

Hadi menambahkan, yang jelas hasil sidang ini nanti akan dirapatkan bersama dengan gakkumdu. "Kalau memang itu sudah dianggap cukup bukti bisa lari ke kepolisian. Tapi kalau kurang kami akan meminta kelengkapan kembali dari pelapor bahwa itu dinyatakan masuk dalam dugaan ranah pidana," imbuhnya.

Terpisah, ditemui usai sidang, Doni Istyanto menyatakan bisa memahami apa yang sudah diputuskan oleh pihak Bawaslu. "Meskipun dalam semua putusannya jelas dikatakan SCG itu terbukti tidak pernah mendaftar, tidak pernah memberikan metodologi dan dalam surat jawabannya juga SCG menyampaikan real account," ujarnya.

Meski sudah menerima hasil putusan, Doni menyatakan perkara ini sebenarnya masuk dalam pelanggaran pidana pemilu. "Namun apa pun hasilnya nanti, apa langkah hukum selanjutnya akan saya koordinasikan dulu dengan kuasa hukum," imbuhnya.

Sebelumnya SCG Research and Consulting menyampaikan press release terkait hasil pemilu di Surabaya. Dan SCG berani mengklaim bahwa data yang didapat merupakan hasil real count. Dari sini pihak SCG pun kemudian dilaporkan oleh Doni yang mengaku mewakili masyarakat atau bukan orang partai.


End of content

No more pages to load