Rapat PIONIR 2019 UIN Malang. (Foto: Humas)

Rapat PIONIR 2019 UIN Malang. (Foto: Humas)



Perhelatan bergengsi Pekan Ilmiah Olahraga, Seni, dan Riset (PIONIR) ke-9 yang diadakan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang) kali ini akan menyajikan panggung yang spektakuler.

Misi lain yang ingin dicapai UIN Malang sendiri sebagai panitia pelaksana ialah memviralkan event tersebut.

Hal ini ditegaskan Jae, tim Event Organizer, dalam rapat lanjutan di Ruang Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Malang bersama pihak panitia penyelenggara (Kementerian Agama) belum lama ini.

Jae menyayangkan, di kali sembilan pelaksanaan PIONIR, masih banyak yang tidak tahu tentang event besar Kemenag ini.

“Padahal skala acara ini nasional, tapi hanya kalangan tertentu saja yang tahu tentang PIONIR,” katanya.

Keadaan ini membuat pihak pelaksana kesulitan mengundang talent tingkat nasional untuk meramaikan PIONIR.

“Saat dihubungi, mereka bingung, PIONIR itu apa?” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Jae, ada beberapa hal yang akan dilakukan tim pelaksana untuk memviralkan PIONIR 2019 ini. 

Walau tanpa talent tingkat nasional, panitia akan mengkonsep acara dengan meriah.

Pertama, panggung spektakuler untuk pembukaan dan penutupan disiapkan secara matang dan detil. 

Panggung akan dilengkapi dengan dua giant LED screen di sisi kanan-kiri.

Tak hanya itu, panitia mengkonsep opening yang tak hanya sekadar formalitas.

“Kami hadirkan entertainment sehingga sesuai dengan mahasiswa yang milenial banget,” paparnya.

Hiburan dengan video dan detil yang hi-tech juga dipersiapkan secara matang.

“Kami sudah latih talent-talent yang akan meramaikan panggung opening serta closing,” lanjutnya.

Tak hanya itu, UIN Malang akan mengajak seluruh sivitas di lingkungan Kemenag untuk memviralkan PIONIR ke-9 melalui media sosial.

“Nanti kami siapkan tagar yang bisa digunakan untuk media sosial agar bisa trending di tingkat nasional,” ujarnya.

Selain itu, sebelum opening, panitia ingin agar ada torch relay yang diramaikan menteri agama, gubernur Jawa Timur, Walikota dan Bupati Malang Raya, serta para undangan. 


End of content

No more pages to load