Aremania ketika mendukung tim kesayangannya di Stadion Gajayana (Hendra Saputra)

Aremania ketika mendukung tim kesayangannya di Stadion Gajayana (Hendra Saputra)



Tim pelatih Arema FC berharap Aremania tidak menghakimi pemain ketika melakukan kesalahan pada suatu pertandingan. 

Hal tersebut justru akan membuat pemain semakin down dan tidak konsentrasi kepada pertandingan.

Sebagai suporter, keinginan melihat timnya meraih kemenangan adalah suatu hal yang sudah lazim, karena mereka totalitas ketika mendukungnya.

Akan tetapi hal itu ditanggapi pelatih Arema FC Milomir Seslija dengan menginginkan dukungan yang positif datang kepada pemainnya.

"Saya harap Aremania tidak menghakimi seketika pemain ketika melakukan kesalahan didalam pertandingan," harap Milo.

Seperti diketahui, kapasitas Stadion Gajayana yang rencananya untuk menggelar pertandingan antara Arema FC menghadapi PS Tira Persikabo berkapasitas 35.000. 

Dan jarak antara tribun ke lapangan sangat dekat, sehingga membuat suasana begitu berbeda dengan Stadion Kanjuruhan.

Pelatih asal Bosnia itu justru menginginkan Aremania membuat suara gemuruh agar tim lawan keder menghadapi Arema FC. 

Dengan begitu Hamka Hamzah dkk akan mudah dalam mengatur serangan untuk menciptakan gol.

"Saat lawan PS Tira Persikabo, saya harap Aremania bisa full house dan berikan suara yang lantang untuk tim tamu," katanya.

Disisi lain, manajemen Arema FC melalui Media Officer Sudarmaji pernah mengungkapkan bahwa untuk Aremania agar menjaga kondusifitas pertandingan. 

Karena denda yang sudah diterima beberapa waktu lalu tidak lagi terulang karena merugikan Singo Edan.

"Denda yang sudah diterima Arema FC saya harap tidak terulang kembali, karena selain merugikan tim juga mencoreng nama baik Aremania," jelasnya.


End of content

No more pages to load