Wali Kota Malang Sutiaji. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganjurkan aturan baru dalam menangani pencegahan Covid-19. 

Yakni, dengan pemakaian masker untuk warga yang sakit maupun yang tidak sakit.

Dilansir dari bebagai sumber, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto menyatakan anjuran pemakaian masker bagi semua orang sesuai dengan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Namun, untuk penggunaan masker bagi masyarakat umum lebih disarankan untuk penggunaan yang berbahan dasar kain.

Sedangkan, untuk masker bedah ataupun masker N95 yang diwajibkan adalah tenaga kesehatan.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan pemakaian masker di tengah wabah pandemi Covid-19 menjadi keharusan. 

Namun, ia mengharapkan masyarakat bisa menyiapkan secara mandiri terkait ketersediaan masker.

"Ya, ini juga keharusan. Cuma saya kira masih bisa itu mandiri. Dari masyarakat menyiapkan sendiri. SOP masker pun yang sesuai WHO itu untuk masker nakes (tenaga kesehatan), ada penyaringannya. Kalau untuk masyarakat biasa pakai kain boleh," jelasnya, Senin (6/4).

Hanya saja, ia menyadari jika permintaan masker di masyarakat juga cukup banyak dan langka.

Sehingga jika masayarakat bisa mandiri dalam penyediaan masker itu akan lebih baik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah mendapat bantuan dari salah satu perusahaan yang siap untuk memberikan suplai masker ke Kota Malang sebanyak 500 ribu.

Seiring dengan hal itu, nantinya jika masker tersebut sudah diterima Pemkot Malang maka akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat di Kota Malang.

"InsyaAllah penggunaan masker ke masyarakat ini juga sudah banyak yang pakai. Hanya saja, resikonya sekarang masker di mana-mana nggak ada. Beberapa hari yang lalu, saya dijanjikan oleh salah satu perusahaan ada 500 ribu masker, tapi sy nunggu belum ada yang satang. InsyaAllah nanti akan kita bagikan kepada masyarakat," tandasnya.